Wandering & Wondering

Saturday, 1 December 2012

幸せ/ Shiawase/Happiness


SHIAWASE[1]
Menatapnya adalah kebingungan yang merangsek menguasai tubuhku. Kesedihan yang menyeruak dalam percabangan syarafku semakin bertumpuk. Senyuman manis itu masih setia menggantung di wajahnya. Aku bingung harus menangis atau ikut tersenyum dengannya.
****

Post Signature

Post Signature
Pembaca hidup dan buku yang ada karena 'udunan' kebaikan dari banyak orang. Silakan kunjungi rumah sebelah di www.medium.com/@sarafiza